TRANSPARANSI DESA KITA, APBDESA SUMBERSUKO

Sumbersuko.red – Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDesa) adalah manajemen desa untuk memberikan informasi tentang segala aktifitas dan kegiatan desa kepada masyarakat desa pemerintah atas pengelolaan dana desa dan pelaksanaan berupa rencana-rencana program yang dibiayai dengan uang desa. Dalam APBDesa berisi pendapatan, belanja dan pembiayaan desa. Desa Sumbersuko sendiri mempunyai transparansi APBDesa kepada masyarakatnya, hal ini dapat dibuktikan dengan informasi tempel tentang pemasukan dan pengeluaran desa di tembok balai desa Sumbersuko. Desa Sumbersuko mempunyai keterbukaan informasi kepada masyarakat, pelaksanaan pembangunan desa yang dilaksanakan oleh pemerintah desa. Hal itu sebagai wujud transparansi dari perangkat desa Sumbersuko atas penyelenggaraan pemerintah dan pengelolaan keuangan desa.

Desa Sumbersuko sendiri mempunyai jumlah pendapatan sebesar Rp 1.316.043.719,- dengan rincian pendapatan asli desa Rp 10.500.000,- yang diperoleh dari hasil usaha pasar desa (Karcis Pasar) sebesar Rp 50.000,- / hari ; Pendapatan  dana desa (APBN Anggaran Pusat) sebesar Rp 735.868.000,- ; Pendapatan Alokasi Dana Desa (APBD Kabupaten Bondowoso) Rp 503.101.583,- ; Bantuan Keuangan Kabupaten bansos guru ngaji dan masjid (Dinas Sosial) Rp 13.200.000,- ; dan Penerimaan pembiayaan Rp 53.73.136,-.

Laporan pertanggungjawab realisasi pelaksanaan APBDesa Sumbersuko sesuai ketententuan dan keterbukaan publik diinformasikan kepada masyarakat secara tertulis melalui media informasi yang mudah diakses oleh masyarakat desa, antara lain seperti papan pengumuman, blog desa, dan media informasi lainnya. Penggunaan APBDesa Sumbersuko di bidang pemerintahan desa (ADD) berupa penghasilan tetap dan tunjangan bagi perangkat desa, operasional kantor desa, operasional Badan Permusyawaratan Desa (BPD), operasional Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), operasional Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), operasional RT/RW, penyelenggaraan musdes, pembangunan musholla kantor desa, dan pengadaan sarana prasarana kantor desa.

Pengeluaran di bidang pembangunan desa (DD) antara lain untuk pembangunan jalan lingkungan dan TPT, pembangunan sarana pendidikan madrasah dan renovasi rumah tak layak huni. Sedangkan pengeluaran di bidang pembinaan kemasyarakatan mencakup peningkatan kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Desa dan peningkatan kapasitas keagamaan (Guru ngaji dan masjid). Terakhir pengeluaran di bidang pemberdayaan masyarakat desa untuk kegiatan keagamaan (Sholawat nariyah), kegiatan pemuda (sepak bola), PMT (Pemberian Makanan Tambahan), peningkatan kapasitas pemuda (kesenian), insentip kader PPKBD dan Posyandu, insentip guru taman belajar keagamaan dan peningkatan usaha pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *